Background

Berita Terbaru

NILAI TUKAR RUPIAH MENGUAT TERHADAP DOLAR AS

54102606 IQPlus, (12/09) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi terapresiasi seiring optimisme pasar terhadap negosiasi perdagangan Amerika Serikat dan China akan berlangsung lancar. "Rupiah masih di pengaruhi oleh sentimen eksternal, apresiasi mata uang domestik karena optimisme pasar terhadap negosiasi perdagangan Amerika Serikat dan China," kata Kepala Riset Monex Investindo Future Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis. Terpantau, rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi bergerak menguat sebesar 12 poin atau 0,09 persen menjadi Rp14.048 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.060 per dolar AS. Ia mengemukakan kenaikan tarif barang-barang China senilai 250 miliar dolar AS yang akan dimulai pada 1 Oktober, dikabarkan ditunda hingga 15 Oktober. "Presiden AS Donald Trump menyampaikan keputusan itu dibuat atas permintaan Wakil Perdana Menteri China Liu He dan sebagai pertimbangan perayaan ulang tahun ke-70 Republik Rakyat China," paparnya. Di sisi lain, lanjut dia, Trump juga kembali meminta the Fed untuk menurunkan suku bunga untuk melawan pertumbuhan ekonomi yang lemah, meski langkah itu biasanya enggan dilakukan oleh bank sentral. "Suku bunga rendah the Fed menjadi salah satu faktor yang dapat memicu aliran dana masuk ke pasar negara berkembang yang akhirnya berdampak pada kenaikan mata uangnya," katanya. (end)