Background

Berita Terbaru

SOLUSI TUNAS PRATAMA OPTIMIS INDUSTRI SELULAR DI 2019 KEMBALI PU

34152232 IQPlus, (15/05) - PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR), mengaku optimistis pada tahun ini industri selular akan tumbuh positif di, setelah sepanjang 2018 berkontraksi 6,4% yang merupakan kali pertama dalam sejarah. Hal tersebut sebagaimana dikemukakan oleh Presiden Direktur PT Solusi Tunas Pratama Tbk, Nobel Tanihaha di Jakarta, Rabu. "Kami yakin industri selular negeri ini akan mulai pulih pada 2019. Para penyedia layanan telekomunikasi bakal memperluas cakupan jaringan di luar Pulau Jawa," ucap dia Ditambah lagi, penyedia layanan telekomunikasi juga akan memperkuat kualitas dan kapasitas jaringan di area-area perkotaan, agar bisa memanfaatkan permintaan data berkecepatan tinggi yang terus bertumbuh pesat. Lebih lanjut Nobel bilang, berdasarkan Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), industri telekomunikasi di Indonesia berkontraksi sebesar 6,4% di 2018. "Industri selular juga mengalami penurunan sekitar 2-3% di 2018," sebut dia. Ia juga mengatakan, para penyedia layanan telekomunikasi berfokus meningkatkan kapasitas dan cakupan jaringan. "Meski pertumbuhan negatif, kami percaya masih ada ruang bagi industri untuk bertumbuh. Karena, ada pengadopsian jaringan 4G LTE di tahap awal," imbuh Nobel. Sepanjang 2018 lalu, pendapatan Perseroan tercatat sebesar Rp1,8 triliun atau menurun 1% (year-on-year). EBITDA SUPR pada tahun lalu sebesar Rp1,64 triliun dengan marjin EBITDA stabil sebesar 86,2% dibanding periode yang sama di 2017. Sementara itu, laba bersih SUPR di 2018 sebesar Rp1,22 triliun, padahal pada tahun sebelumnya tercatat memperoleh laba bersih Rp330,96 miliar. Pada RUPST hari ini SUPR tidak membagikan dividen. Per 31 Desember 2018, SUPR memiliki aset portofolio terdiri dari 5.979 menara makro, sebanyak 433 microcell poles, ada 37 lokasi indor DAS dan jaringan serat optik sepanjang 3.260 kilometer. "Penyewaan kami tercatat sebanyak 10,492 penyewaan, maka rasio penyewaan menara sebesar 1,64 kali," pungkasnya. (end/fu)