Background

Berita Terbaru

PERTAMINA: PROGRAM BAHAN BAKAR NABATI BISA HEMAT 500 JUTA DOLAR

25152432 IQPlus, (14/08) - Direktur Pengolahan PT Pertamina (Persero) Budi Santoso Syarif mengatakan program pemanfaatan bahan bakar nabati (BBN) dari olahan sawit berpotensi menghemat anggaran impor hingga 500 juta dolar AS per tahun. "Dari sawit, dapat menghasilkan minyak sebesar 8,7 juta ton per tahun, dan dari hasil minyak sawit tersebut mampu mengurangi BBM hingga 160 ribu barel per hari," kata Budi Santoso pada seminar green energy di Jakarta, Rabu. Lebih lanjut ia menjelaskan, 160 ribu barel BBM per hari tersebut setara dengan penghematan 500 juta dolar. Saat ini, luas lahan sawit mencapai 14,3 juta hektare dengan sebesar 40,6 persennya dimiliki petani, sisanya BUMN dan perusahaan swasta. Pertamina sudah mampu mengolah sawit menjadi bahan bakar dengan pencampuran 30 persen ke dalam BBM menjadi biodiesel 30 persen atau B30. Selain itu pemanfaatan sawit yang berasal dari dalam negeri juga dapat meningkatkan ketahanan energi secara nasional. Dalam kesempatan yang lain, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menyebutkan tahapan uji coba bahan bakar B30 akan berakhir pada Oktober 2019. "B30 masih dalam uji coba nanti berakhir bulan Oktober," kata Arcandra. Dia menuturkan saat ini pemerintah masih melakukan sejumlah evaluasi terkait uji coba tersebut. Hasil evaluasi akan menjadi landasan bagi pemerintah dalam mengambil keputusan terkait penggunaan B30, baik untuk kepentingan transportasi, industri maupun pertambangan. "Sekarang kami masih evaluasi sambil jalan (uji coba)," ujarnya. (end)